Devenews.com – Jakarta. Banyak sekali cara sekolah menanamkan nilai-nilai pendidikan bagi para siswa. Tergantung sasaran yang dituju serta konten yang ingin diarah. Program Home Stay SMA Perguruan “Cikini” (Percik) adalah salah satunya. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk kunjungan ke daerah pedesaan selama 3 atau 4 hari. Para siswa diharuskan tinggal bersama penduduk dan mengikuti aktifitas sehari-hari. Hal ini dimaksudkan untuk menumbuhkan rasa empati terhadap kehidupan masyarakat desa dengan kehidupan yang sederhana dan jauh dari habit masyarakat perkotaan.

Home Stay SMA Percik merupakan agenda tahunan. Beberapa daerah yang pernah dikunjungi antara lain Lembang Jawa Barat, Cangkringan Jogya karta dan Desa Pesanggrahan Purwakarta. Pada dasarnya kegiatan ini merupakan kelanjutan dari kegiatan Live In SMP Percik, namun memiliki tingkat kedalaman yang berbeda. Selain mengenal masyarakat setempat, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan  sertaberadaptasi dengan lingkungan pedesaan yang bersahaja. Usai melakukan kegiatan ini, para siswa wajib menyusun laporan kunungan dalam bentuk makalah.

Pada prinsipnya kegiatan ini benar-benar melatih serta mengenalkan aneka kehidupan di pedesaan dengan pengalaman secara langsung. Dalam kunjungan ke Desa Pesanggrahan misalnya, para siswa menuju lokasi dengan menaiki mobil pick up bak terbuka. Begitupun dengan kegiatan sehari-hari yang harus diikuti seperti menangkap ikan, membajak sawah, menanam padi, berdagang, membuat kerajinan anyaman bambu, mencari rumput untuk makanan ternak, juga membuat krupuk opak.

Dok : SMA Perguruan “Cikini”

Para siswa semua tinggal bersama masyarakat setempat sebagai orangtua angkat. “Kegiatan ini sangat bermanfaat. Selama ini di Jakarta semua tersedia, peran orang tua sangat dominan, namun di sini kita harus bisa mandiri dan menjadi bagian dari masyarakat desa dimana ada yang ikut berdagang, berkebun dan mencari ikan dan lain-lain”, demikian papar Wina salah satu peserta.

Pada malam harinya para peserta unjuk kebolehan dengan menampilkan kesenian secara kelompok maupun perorangan. Kegiatan ini sangat menghibur, penduduk setempat terlihat berbaur dengan peserta dalam kegiatan kesenian ini.Acara dilanjutkan dengan bakti sosial berupa pemberian bantuan kitab suci Al Qur’an dan buku tulis, hijab dan juga berbagai bentuk barang lain yang bermanfaat. Sementara dalam momen ini pengembangan ilmu pengetahuan diperoleh melalui kunjungan ke lokasi pembuatan gula aren. Para peserta menyaksikan sendiri bahkan ikut berproses dalam pembuatan gula aren dimaksud.

Pada dasarnya kegiatan Home Stay SMA Percik memiliki berbagai misi pokok. Pertama pergantian suasana dari perkotaan ke pedesaan memberikan pengalaman yang mengasyikkan sekaligus menghibur, kedua keterlibatan para siswa dengan aktifitas warga setempat akan menumbuhkan empati yang mendalam dan ketiga aktifitas lapangan selama mengikuti kegiatan ini akan memberikan pengetahuan dan pengalaman yang tidak ternilai harganya. [][Hari Poerwanto]