4 Cara Efektif Menyembuhkan Luka Dengan Lebih Cepat
Sumber gambar : howtousevinevera.com

DeveNews.Com-Jakarta. Pernahkah kamu merasa luka akibat jatuh atau tergores tidak kunjung sembuh ? Dilansir dari medicaldaily.com, ternyata ada banyak alasan mengapa luka seseorang tidak sembuh dengan cepat seperti pada umumnya. Selain faktor usia dan penyakit seperti diabetes, ternyata ada faktor lainnya loh yang tidak disadari dan ternyata dapat memperlambat penyembuhan luka seseorang. Nah untuk mengatasi hal tersebut, berikut 4 tips ampuh menyembuhkan luka dengan cepat !

  1. Ternutrisi dengan baik

Luka dapat disembuhkan dengan lebih cepat dan optimal ketika tubuhmu mendapat asupan nutrisi yan ideal dan seimbang. Menurut data yang dikeluarkan oleh Cleveland Clinic, vitamin A, Vitamin C, zat besi dan protein adalah sumber nutrisi utama yang dibutuhkan tubuhmu ketika sedang terluka, agar bekas luka cepat mengering dan tertutup. Nutrisi-nutrisi ini dapat kamu temukan di berbagai panganan susu dan daging-dagingan, serta buah, sayur dan kacang-kacangan.

  1. Lakukan banyak kegiatan fisik

Para ahli menyarakan agar kita tetap rajin berolahraga walaupun sedang terluka, karena rutin melakukan olahraga dapat mempercepat proses penyembuhan luka. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya sistem imun tubuh ketika kita berolahraga. Selain itu, olahraga juga dapat memperlancar aliran darah dalam tubuh sehingga lapisan kulit yang terinflamasi akan berkurang. “Olahraga akan memicu hormon kortisol. Meningkatknya hormon ini dapat menjadi alasan biologis mengapa lukamu akan cepat sembuh,” jelas Charles Emery selaku professor psikologi dari Ohio State University, AS.

  1. Hindari kebiasaan merokok

Rokok dapat memperlambat penyembuhan luka. Penelitian telah menunjukkan bahwa perokok memiliki resiko lebih tinggi untuk sembuh jauh lebih lama setelah melewati proses operasi dibanding mereka yang tidak. “Nikotin, karbon monoksida dan hidrogen sianida adalah zat racun dalam rokok yang berpotensi melemahkan penyembuhan luka,” jelas Paul Silverstein selaku salah satu peneliti.

  1. Batasi konsumsi alkohol

Sama halnya dengan merokok, minum alkohol dalam jumlah banyak dapat memperlambat proses penyembuhan luka. Menurut studi di tahun 2014 dari Loyola University, alkohol dapat mengurangi produksi darah putih dan protein dalam tubuh yang sangat penting dalam proses penyembuhan. “Semakin sedikit sel dara putih, maka semakin tinggi pula resiko luka akan terkena infeksi bakteri dan kembali berdarah,” tambah Paul.

[Bella Setiawati]