Sumber : France flag

Devenews.com-Perancis. Dengan tunjangan pengangguran mencapai waktu 3 tahun dengan nominal per bulan maksimum Rp 85 juta, Prancis dianggap sebagai negara dimana para pekerja bisa hidup sejahtera. 

Namun tentunya untuk melakukan klaim terhadap tunjangan pengangguran ini bukanlah hal yang mudah. Orang yang mengajukan klaim harus memenuhi persyaratan paling tidak telah menjalani 4 bulan masa kerja dalam waktu 28 bulan terakhir sebelum pengajuan. Dan jika masa kerja Anda hanya berlangsung dalam waktu singkat, demikian juga dengan lama tunjangan yang didapat saat menjadi pengangguran hanya berkisar bulanan saja.

Memang walaupun tidak semudah yang dipikirkan, kebijakan pemerintah Prancis tetap lebih menguntungkan dibanding negara maju lain seperti Amerika dan Inggris. Kedua negara tersebut hanya memberikan tunjangan pengangguran selama maksimal 6 bulan saja.

Selain itu, negara seperti Inggris dan Belanda menetapkan minimum masa kerja adalah 6 bulan sebelum seseorang dapat mengajukan klaim tunjangan pengangguran. Denmark, Jerman, dan Italia menetapkan minimum masa kerja selama 1 tahun. Sementara Swedia dan Finlandia cukup mudah, hanya menetapkan masa kerja 3 bulan sebelum mengaktifkan klaim tunjangan.

Kenyataannya, jarang ditemukan orang yang dapat melakukan klaim tunjangan hingga 3 tahun lamanya. Kebanyakan karena masa kerja sebelumnya yang terlalu singkat. Lagipula, tunjangan semacam ini dapat dikatakan menguntungkan kalangan ekspatriat yang saat bekerja memang sudah mendapatkan penghasilan lebih dari cukup per bulannya.

Mengenai kebijakan tunjangan tersebut, sudah banyak proposal yang mengajukan pengurangan masa tunjangan dari 24 bulan menjadi 18 bulan. Jika dikurangi selama 6 bulan saja, pemerintah Prancis sudah dapat menghemat pengeluaran negara hingga Rp 32 trilyun. Namun banyak juga yang berpendapat memaksa orang untuk segera mencari pekerjaan justru membuat pola kerja yang cenderung lebih rendah, terjebak dalam pekerjaan yang tidak berbobot karena alasan terdesak keuangan, dan hanya dijalani dalam waktu singkat. Padahal, yang diharapkan adalah pekerja yang memang memiliki skill tinggi di perusahaan yang tepat sehingga dapat bertahan lama.

Maka itulah, pekerja di Prancis dapat mengurus pengajuan klaim tunjangan ini jika ia memang berniat keluar dari tempatnya bekerja. Disarankan untuk selalu keluar dalam kondisi hubungan yang baik dengan perusahaan, karena pengurusan tunjangan semacam ini juga memerlukan persetujuan atasan. Nilai tunjangan yang di dapat per bulan bisa mencapai 80% dari gaji per bulan di pekerjaan sebelumnya dengan batas maksimal Rp 85 juta.

Jika sudah berhasil masuk dalam program tunjangan pun tidak berarti mereka dapat berbuat sesuka hati. Pemerintah menyediakan tim khusus untuk memantau seluruh anggota yang menjadi bagian penerima tunjangan dana pengangguran tersebut. Para konsultan ini akan datang secara berkala atau mengadakan pertemuan untuk melihat perkembangan anggotanya dalam mencari pekerjaan. Jika seseorang tidak pernah datang saat mendapat panggilan, bisa saja namanya langsung dibuang dari daftar penerima dana karena dianggap sudah mendapatkan pekerjaan baru.

Yang lebih menguntungkan, para konsultan tersebut juga sangat terbuka dan mendukung jika anggota justru berniat membuka usaha. Dan karena mengembangkan usaha di negara seperti Prancis bukanlah hal mudah, mereka akan membantu untuk mencarikan konsultan bisnis terbaik. Bahkan, mereka dapat mengajukan pinjaman untuk usaha anggota tentunya jika mereka memang memiliki rencana bisnis yang baik.[][Donna F]]