Apakah Deodoran dan Antiperspirant Aman Digunakan ?
thelist.com

DeveNews.Com – Jakarta. Apakah Deodoran dan Antiperspirant Aman Digunakan  secara rutin dalam jangka panjang aman dan baik bagi kesehatan ?Apapun pilihanmu untuk mengatasi bau dan keringat pada ketiak, pastinya penggunaan deodorant atau antiperspirant dalam kehidupan kita sehari-hari sangtlah penting, terlebih untuk menjaga kehigenisan tubuh selama beraktivitas. 

Ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu perbedaan antara deodorant dan antiperspirant.  Deodoroan tidak dapat melindungi ketiak dari keringat, namun bekerja untuk melumpuhkan bakteri keringat penyebab bau tidak sedap pada ketiak dan tubuh. Sedangkan antiperspirant bekerja sebaliknya, yakni mengontrol kelenjar keringat pada area ketiak agar tidak basah. Deodoran mengandung zat antibakteri dan pewangi, sedangkan antiperspirant mengandung aluminium.

“Deodoran dan antiperspirant umumnya mengandung antiseptik seperti benzalkonium klorida, triklosan dan zat ammonium untuk meminimalisir iritasi kulit saat pemakaian. Namun, mayoritas dari kandungan antiseptik ini akan melemah ketika menyetuh kulit, oleh karena itu mereka yang memiliki jenis kulit sensitif biasanya tetap dapat merasa gatal, iritasi hingga kemerahan. Selain itu, keduanya juga memiliki kandungan alkohol yang tinggi,” jelas Dr. Rodney Sinclair selaku dermatologis asal Australia.

Dermatologis asal Amerika, Faisal Tawwab, menyarankan untuk menggunakan deodorant dan antiperspirant bebas alumunium, phthalates, parfum dan paraben bagi mereka yang memiliki kulit sensitif. “Deodoran dengan bahan organik dan natural yang terbuat dari baking soda, potassium, minyak alami dan kristal garam dapat menjadi solusi baga para pemilik kulit sensitif,” Jelas Faisal.

Lalu apakah benar kandungan seperti aluminium dapat menyerap ke dalam tubuh hingga dapat menyebabkan tumor ? Menurut Teri Greiling selaku profesor dan dermatologis dari Oregon Health & Science University, baik deodorant atau antiperspirant yang kita gunakan tidak dapat terserap begitu saja ke dalam tubuh, karena tubuh kita secara biologis telah di desain untuk menghalangi zat berbahaya apapun masuk sembarangan ke dalamnya.

So is it safe to say that these products do not cause cancer?  YES ! Kamu tidak perlu khawatir lagi, karena selain telah diakui oleh The National Cancer Institut, bebeberapa studi yang telah dilakukan selama bertahun-tahun tidak menemukan adanya hubungan antara penggunaan deodorant dan antiperspirant sebagai penyebab kanker ataupun tumor.

[Bella Setiawati]