Lasik - DeveNews.Com
Sumber Gambar : femalefirst.co.uk

DeveNews.Com. Beberapa dari kita pasti memiliki masalah pada penglihatan yang berujung pada penggunaan alat bantu seperti kacamata dan softlens. Namun kini, bagi kamu yang tidak ingin mempersulit diri dengan alat bantu tersebut dan tetap ingin penghilatan kembali normal, maka kamu dapat melalui prosedur LASIK. Tapi Apakah LASIK aman?

LASIK sendiri merupakan salah satu prosedur operasi mata dengan menggunakan laser untuk memperbaiki masalah pada kornea mata seperti rabun dekat, rabun jauh hingga penghilatan kabur (buram).

Dilansir dari laman medicaldialy.com, para ahli mata mengkalim LASIK sebagai salah satu prosedur yang sangat aman untuk dilakukan. “It’s the safest, most effective procedure that’s ever existed in ophthalmology,” jelas Eric Donnenfeld selaku pimpinan dari American Society of Catarac and Refractive Surgery AS. Walaupun begitu, Eric juga tidak memungkiri adanya beberapa efek samping setelah seseorang melakukan LASIK. Walaupun efek samping ini dapat diminimalisir sekecil mungkin jika ditangani oleh ahli yang tepat, berikut 3 kemungkinan efek samping setelah melakukan LASIK :

  1. Mata terasa kering

Mata menjadi lebih mudah kering adalah salah satu efek samping yang paling sering dialami setelah melakukan operasi LASIK. Pasien mungkin akan merasakan mata jauh lebih kering hingga 6 bulan setelah operasi berlangsung. Efek samping ini sendiri lebih mungkin dialami oleh mereka yang berusia lanjut atau memiliki gangguan pada sistem imun. Umumnya, untuk menghindari efek samping ini, pasien akan direkomendasikan untuk menggunakan obat tetes mata dalam jangka waktu tertentu dan memperbanyak konsumsi minyak ikan atau flaxseed oil.

  1. Overcorrection dan undercorrection

Efek samping satu  ini merupakan dampak dari penggunaan laser untuk memotong dan memperbaiki bentuk kornea mata. Proses laser ini secara tidak langsung akan mengubah bentuk layer bagian luar pada mata, entah layer akan membentuk lebih banyak (over) atau sedikit (under) jaringan pada mata. Biasanya, pasien akan kembali menjalani prosuder operasi kedua untuk memperbaiki kondisi ini.

  1. Gangguan pada penglihatan

Walaupun masalah utama pada mata telah diperbaiki dengan LASIK, beberapa pasien justru akan merasa sangat sensitif terhadap cahaya terang. Selain itu, pasien juga mungkin tidak dapat melihat dengan baik di bawah cahaya redup seperti penglihatan normal pada umumnya. Dalam beberapa kasus, pasien bahkan dapat mengalami kebutaan temporer hingga sakit pada area sekitar mata. Namun menurut Christopher Hood dari University of Michigan Kellogg Eye Center, resiko ini sudah dapat diminimalisir hingga sesedikit mungkin dengan perawatan dan teknologi yang digunakan sekarang ini yang dapat melindungi dan menjamin kesehatan kornea selama prosedur berlangsung.

[Bella Setiawati]