Sumber : Reader’s Digest

DeveNews.com-Jerman. Familiar dengan istilah ‘Oktoberfest’? Di Indonesia, saat ini sudah cukup banyak tempat yang ikut merayakan Oktoberfest, festival yang identik dengan bir dan beberapa makanan tradisional dari Jerman.

Bicara soal sejarah asal usul dari Oktoberfest ini trnyata dimulai pada tahun 1810. Saat itu festival ini diadakan sebagai bentuk perayaan pernikahan antara Pangeran Ludwing dari Bavaria dan Putri Therese dari Huldburghausen. Seluruh penduduk kota Munich, Jerman, diundang untuk ikut perayaan ini.

Dilansir dari Reader’s Digest, festival berlangsung selama 5 hari, dari tanggal 12 – 17 Oktober. Seluruh penduduk bersuka cita dengan bir, parade, pentas musik, makanan tradisional seperti pretzel dan bratwurst (sosis tradisional Jerman, umumnya terbuat dari babi atau sapi). Tidak hanya itu, perlombaan pacuan kuda juga diadakan untuk menyemarakkan pesta negara tersebut.

Tidak disangka-sangka, festival yang awalnya hanya bertujuan untuk merayakan pesta pernikahan ini berlangsung sangat sukses. Seluruh penduduk sangat antusias, dan sejak ini festival Oktoberfest dijadikan sebagai perayaan tahunan.

Semakin lama, festival Oktoberfest sendiri semakin meriah. Diadakan di Theresienwiese (lokasi awal tempat Pangeran Ludwig dan Putri Therese menikah), kini pengunjung dapat menemukan ratusan booth, karnaval, hingga tempat untuk bermain bowling. Oktoberfest menjadi ajang luar biasa bagi penjual bir dan wine lokal untuk menumpuk pundi-pundi uang.

Setelah Oktoberfest diambil alih kontrol oleh pemerintah kota Munich, perayaan festival ini dipercepat ke pertengahan bulan September. Hal ini dikarenakan pada bulan September cuaca lebih hangat dan siang hari berlangsung lebih panjang dibandingkan bulan-bulan lain. Cuaca yang nyaman membuat pengunjung lebih betah untuk menghabiskan waktu mereka di festival.

Namun semakin lama perayaan Oktoberfest juga berlangsung lebih panjang. Jika awalnya festival ini hanya berlangsung selama 5 hari, saat ini standar Oktoberfest berlangsung hingga 16-18 hari. Dan walaupun festival dimulai pada bulan September, minggu terakhir perayaan harus jatuh pada bulan Oktober untuk menjaga tradisi.

Saat ini, Oktoberfest sudah menjadi perayaan unik yang ikut dirayakan oleh banyak negara lain. Tetap mengikuti tradisi awal di Jerman, Oktoberfest identik dengan bir, pretzel, bratwurst, dan ham panggang Jerman (Schweinshaxe). Namun tentunya perayaan di tempat lain tidak dapat mengalahkan kemeriahan Oktoberfest di Theresienwiese.

Pada tahun 2013 dilaporkan lebih dari 7.7 juta liter bir terjual saat festival Oktoberfest. Dan jumlah ini semakin meningkat per tahunnya, karena jumlah turis yang semakin bertambah.[][Donna F]]