Garis leher
Sumber : st1.thehealthsite.com

DeveNews.com – Jakarta. Garis leher anda bisa diatasi lho! Garis-garis halus pada leher seringkali dijadikan acuan dalam menebak usia seseorang, padahal garis-garis yang muncul di leher bisa jadi pertanda kurangnya perawatan yang dilakukan pada area tersebut, berapapun usia orang tersebut.

Jika kamu mulai melihat munculnya garis-garis pada leher, coba kamu inget-ingat apakah selama ini kamu telah mengaplikasikan produk perawatan wajah seperti pelembab dan serum hingga merata ke bagian leher atau belum ?Atasi garis leher anda sebelum terlambat.  Karena ternyata, kulit leher memerlukan perawatan yang sama layaknya kulit wajah.

Selain perawatan yang merata, menurut ahli dermatologi asal New York Dr. Joshua Zeichner, M.D, garis-garis halus pada bagian leher juga dapat disebabkan oleh kebiasaan atau aktivitas kita sehari-hari yang tanpa disadari dapat membentuk garis tersebut. “Garis horizontal pada leher disebabkan oleh hal yang sama yang menyebabkan kerutan muncul di wajah. Tentunya selain faktor umur yang paling umum, banyak faktor lain yang juga dapat mempengaruhi pembentukan garis ini,” jelas Dr. Joshua pada instyle.com.

Menurut Dr. Joshua, kemajuan teknologi menjadi salah satu penyebab munculnya garis-garis halus pada leher. “ Kenapa teknologi ? karena ternyata, menghabiskan berjam-jam untuk menunduk dan meng-scroll feed Instagram di hp dapat menjadi salah satu aktivitas yang menyebabkan garis-garis tersebut muncul lebih cepat . Fenomena ini disebut juga sebagai tech neck. It is likely that this has contributed to the increase in neck wrinkles that we are seeing even in younger patients,” tambahnya.

Selain faktor tersebut, Dr. Joshua juga mengemukakan beberapa faktor lainnya yang juga dapat mempercepat kemunculan garis-garis pada leher, yakni terlalu sering terpapar sinar matahari, kebiasaan merokok dan warna kulit.

Baca Juga : https://www.devenews.com/tips-jitu-mengatasi-kulit-kering-di-cuaca-dingin/

“Garis-garis ini mucul karena kulit kekurangan collagen dan elastin sehingga kulit tidak dapat beregenerasi dengan optimal,” jelas Dr. Joshua. Selain itu, menurutnya seseorang dengan warna kulit cerah lebih rentan terhadap kemunculan garis-garis halus di leher dan keriput.

Untuk mengatasi dan menyamarkan garis-garis di leher, Dr. Joshua menyarankan untuk mengaplikasikan produk perawatan anti aging tidak hanya pada wajah saja tetapi hingga ke leher. “Leher memiliki lapisan kulit yang lebih tipis dibanding wajah, oleh karena itu perawatan di area tersebut sebenarnya lebih banyak dibutuhkan, terutama bagi mereka yang sudah menginjak umur 30 tahun,” papar Dr.Joshua. Selain itu, Dr. Joshua juga menyarankan agar tabir surya yang mengandung SPF juga dioleskan di area leher.

“Kamu juga dapat menggunakan krim dengan kandungan retinol dimalam hari yang sangat bagus untuk mendorong pembentukan kolagen di area wajah dan leher.” Botox dan filler juga kerap kali dipilih oleh beberapa wanita untuk menghilangkan garis-garis pada leher secara instan, namun hal tersebut sangat tidak disarankan Dr. Joshua karena efek yang dihasilkan dari proses botox dan filler tidak bertahan lama.

“Botox hanya bertahan 3 sampai 5 bulan. Setelah itu garis-garis dan kerutan lainnya akan tetap muncul. Botox makes you fix it faster only for a while, while treatment will make it last longer and better,” tambahnya.[][Bella Setiawati]]

Editor : Shofi Muhaya