Bangun Pagi Kurangi Resiko Kanker Payudara Pada Wanita
pickthebrain.com

DeveNews.Com-Jakarta. Di Amerika Serikat, kanker payudara menjadi pembunuh nomor 1 penyebab kematian pada wanita. Setidaknya 260.000 kasus kanker payudara di diagnosa setiap tahunnya pada wanita di AS. Banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya kondisi ini, mulai dari gaya hidup yang tidak sehat, obesitas dan lain sebagainya. Menariknya, menurut sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal BMJ, jam bangun wanita di pagi hari ternyata merupakan faktor penentu tinggi rendahnya resiko seseorang dalam menderita kanker payudara.

Studi tersebut mempelajari bagaimana jam bangun tidur dapat menjadi penyebab wanita terkena kanker payudara. Para peneliti menemukan fakta bahwa para wanita yang rutin bangun pagi memiliki resiko kanker payudara jauh lebih rendah dibanding mereka yang bangun siang. Tim juga menyatakan bahwa insomnia menjadi salah satu faktor penyebabnya.

Partisipan wanita dalam studi yang memilih untuk tidur 7 hingga 8 jam setiap malamnya juga memiliki penurunan resiko terkena kanker tersebut. Penemuan ini turut didapatkan peneliti berdasarkan hasil analisa data lebih dari 400.000 wanita di Inggirs. Dipender Gill, salah seorang peneliti dari Imperial College London mengungkapkan bahwa studi ini menawarkan solusi bagi para penderita atau mereka yang beresiko menderita kanker payudara, karena ternyata kualitas dan jam tidur seseorang berpengaruh besar terhadap kesehatan tubuh mereka di kemudian hari, termasuk dalam kasus ini.

“Ada beberapa faktor dan mekanisme khusus yang secara tidak langsung dapat mempengaruhi resiko kanker payudara pada mereka yang memiliki pola tidur yang tidak baik. There is still some way to go before we fully understand the implications of sleeping patterns on health,” jelas Gill.Caroline Relton selaku profesor epidemilogi dari University of Bristol turut menyatakan bahwa kebiasaan tidur dapat membawa dua dampak bagi tubuh yakni positif dan negatif. “Kami berharap agar kini setiap individu semakin menyadari betapa pentingnya tidur yang cukup untuk menjaga kesehatan tubuh baik secara fisik maupun kognitif,” tambahnya.

[Bella Setiawati]