Keringat dan Fakta Menarik dibaliknya
home.bt.com

DeveNews.Com-Jakarta. Banyak orang yang beranggapan bahwa keringat adalah pembawa reputasi buruk. Bagaimana tidak, ketika kita berkeringat maka akan membuat pakaian kita basah, meninggalkan bekas kuning yang mengganggu pada pakaian putih atau hitam, serta membuat tubuh mengeluarkan aroma yang tidak sedap. Faktanya, manusia membutuhkan keringat dan hal satu ini tidak dapat dihindari.

Angela Lamb selaku ahli dermatologi asal AS menyatakan bahwa keringat adalah urin yang dihasilkan oleh kulit. Namun tentu saja bukan berarti jenis urin satu ini tidak berguna. Keringat yang dihasilkan tubuh berguna untuk mencegah agar tubuh kita tidak kepanasan dan menjaga suhu tubuh tetap stabil. Kelenjar ekrin bertanggung jawab dalam memproduksi garam dan air pada tubuh setiap kali kita berolahraga, melakukan aktivitas melelahkan dan lain sebagainya, yang dapat menghasilkan keringat. Kelenjar Apokrin juga adalah salah satu kelenjar penting yang berperan dalam pembentukan keringat, dimana kelenjar ini dapat ditemukan di area ketiak dan genital seseorang. Kelenjar ini juga berperan dalam memproduksi keringat kaya protein ketika tubuh kita berada dalam situasi bersemangat maupun tegang.

Keringat pada dasarnya memiliki senyawa anti mikroba yang bekerja untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Keringat tidaklah menjijikan dan dari manapun hal ini berasal, keringat tidak memiliki bau. Sayangnya, bakteri yang ada disekitar area kulit berkeringat seperti ketiak akan bercampur dengan keringat yang dihasilkan sehingga area tersebut mengeluarkan bau yang tidak sedap.