Sumber : National Geographic

DeveNews.com- Alaska Setiap tahun, 60 – 100 tim berpartisipasi dalam Iditarod Sled Dog Race (lomba kereta luncur anjing Iditarod) di Alaska. Lebih dari 100 ekor anjing dikerahkan untuk menempuh perjalanan berat hingga 1850 kilometer dari kota Anchorage ke Nome di negeri es tersebut.

Iditarod sendiri berarti ‘jauh’ atau ‘tempat jauh’ dalam bahasa Ingalik dan Holikachu, yang menjadi bahasa asli dari suku pribumi Alaska. Iditarod juga menjadi nama kota, sungai, dan reli di area tersebut.

Jaman dahulu, Iditarod menjadi lokasi tambang emas di Alaska. Sulitnya transportasi es di jaman tersebut membuat solusi kereta luncur anjing sangat populer untuk mengirimkan surat, makanan, dan sebagainya. Namun sejak Perang Dunia II selesai, transportasi di Alaska semakin maju dan metode kereta luncur anjing ini semakin ditinggalkan, dilansir dari laman National Geographic.

Untuk mencegah punahnya tradisi transportasi unik ini, akhirnya pada tahun 1973 dimulai kompetisi kereta luncur anjing di Iditarod yang ternyata bertahan hingga sekarang. Kini, kepopulerannya pun semakin bertambah dengan banyaknya peminat yang semakin tinggi setiap tahunnya.

Sumber : National Geographic

Kondisi udara yang sangat dingin dan dipenuhi oleh es membuat kompetisi ini hanya mengijinkan ras anjing utara seperti Siberian Husky dan Alaskan Malamute untuk ikut serta. Anjing-anjing ini berasal dari tempat dingin dan memiliki bulu yang lebat sehingga mereka dapat bertahan dalam cuaca di Alaska.

Peraturan ini mulai diterapkan pada awal tahun 1990, saat seorang peserta bernama John Suter memasukkan jenis anjing poodle dalam tim nya pada perlombaan tahun 1988. Walaupun memiliki bulu yang cukup tebal, anjing-anjing poodle tidak dapat bertahan lama karena mengalami kebekuan kaki.

Perjalanan yang jauh juga membuat tidak semua anjing dapat menyelesaikan kompetisi. Saat awal kompetisi dimulai, setiap tim setidaknya harus membawa minimal 16 ekor anjing untuk menarik kereta luncur tersebut. Namun biasanya saat menyentuh garis finish, hanya tersisa sekitar 6-10 ekor.

Rata-rata dibutuhkan waktu hingga 8-10 hari untuk menyelesaikan kompetisi, namun perjalanan terlama tercatat pernah mencapai waktu hingga 32 hari. Dan uniknya dalam kompetisi ini, tidak hanya pemenang saja yang diberikan hadiah. Tim yang paling lama mencapai garis finish pun akan diberikan Red Lantern Award sebagai penghargaan atas jerih payah mereka. [][Donna F]]

Editor : Shofi Muhaya