Gadis dengan vitiligo
Sumber : CNN

DeveNews.com – Jakarta. Gadis Dengan Vitiligo Sukses Jadi Model. Memiliki kondisi kelainan kulit tidak membuat Amy Deanne hilang kesempatan untuk berkarir di dunia kecantikan. Amy pertama kali melihat perubahan warna kulitnya membentuk bintik putih besar saat ia masih duduk di bangku sekolah menengah atas. Awalnya hanya muncul di area tangan, bintik putih tersebut semakin meluas dan mulai muncul di seluruh tubuhnya. 

Gadi dengan Vitiligo ini sudah memeriksakan diri ke rumah sakit, Amy didiagnosa mengidap vitiligo, kondisi dimana kulit kehilangan warna alaminya secara perlahan tapi pasti.

Memiliki bintik putih di seluruh area tubuh hingga wajah membuat Amy selama bertahun-tahun kehilangan percaya diri. Ia bahkan rela menghabiskan uang hingga jutaan rupiah untuk membeli peralatan make up dan berusaha menyembunyikan vitiligo tersebut.

Baca Juga : https://www.devenews.com/kareena-kapoor-dan-geng-gadisnya-merayakan-ulang-tahun-amrita-arora/

“Saya sudah mencoba semua cara untuk menyamarkan bintik putih ini namun tidak ada yang berhasil,” ujarnya PADA CNN.

Amy baru dapat menerima kondisinya dengan lapang dada saat ia mendapatkan masukan dari kakak perempuannya. Sadar bahwa ia hanya merugikan dirinya sendiri dengan memikirkan pendapat orang lain, Amy akhirnya memutuskan untuk berhenti sama sekali menggunakan make up.

Setelah menerima diri apa adanya, keberuntungan justru datang ke pangkuan Amy. Selama beberapa tahun terakhir Amy memang aktif menggunakan akun Instagram dan tidak ragu untuk memposting gambar-gambar dengan hashtag seperti #vitiligopride (kebanggaan vitiligo).

Foto-foto Amy yang inspiratif menarik perhatiaan perwakilan perusahaan makeup CoverGirl, dan ia diminta untuk bergabung dalam kampanye ‘I Am What I Make Up’ perusahaan tersebut.

Keputusan CoverGirl untuk merekrut Amy sebagai salah satu wajah produk merekapun mendapatkan respon positif dari masyarakat. Kampanye positif semacam ini diharapkan dapat mengubah pandangan bahwa hanya wanita cantik berkulit sempurna yang berkesempatan untuk berkarir di dunia kecantikan.

Menurut Amy, kunci untuk menjalani hidup dengan vitiligo secara sempurna adalah dengan mencintai diri sendiri. Iri dengan kecantikan dan kesempurnaan orang lain tidak akan mendatangkan hal positif.

Amy juga mendorong seluruh penderita vitiligo lain untuk tidak memikirkan pendapat orang lain dan tampil alami apa adanya. Tidak ada gunanya mengaplikasikan make up setebal mungkin hingga berjam-jam di depan kaca hanya untuk menutupi jati diri yang sebenarnya. [][Donna ]]

Editor : Shofi Muhaya