dampak pandemic covid 19
Pexels.com

DeveNews.Com – Jakarta. Jutaan orang dari berbagai belahan dunia saat ini sedang kehilangan pekerjaan akibat dampak pandemik penyakit coronavirus 2019 (COVID-19). Pengangguran dapat menyebabkan stress, kecemasan, depresi, dan gangguan kesehatan mental lainnya. Ditambah banyaknya berita ketidakpastian yang terkait dengan pandemik COVID-19 makin menambah kecemasan.

Jika dampak pandemi COVID-19 membuat Anda kehilangan pekerjaan, mungkin saja anda mengalami banyak emosi dan pikiran yang mengganggu. Apakah anda merasa seperti ini?

  • Kehilangan identitas dan tujuan
  • Tidak dihargai, dan Anda mungkin tidak lagi merasa penting
  • Marah, takut dan cemburu pada orang lain yang masih bisa bekerja
  • Merasa hampa, seolah-olah Anda tidak tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya
  • Khawatir tentang bagaimana Anda akan mengurus diri sendiri dan keluarga Anda dan memenuhi kebutuhan dasar

Memang tidak semua orang akan memiliki perasaan ini, tetapi bahkan mereka yang berhasil mengatasi pengangguran kadang-kadang mengalami beberapa di antaranya.

Berikut cara mengatasi kecemasan akibat dampak pandemik covid 19. cobalah langkah-langkah ini untuk mengelola pikiran dan emosi Anda.

  • Accept Your Feelings

Ingatlah jika manusia memiliki otak yang terprogram untuk ancaman. Ketika otak Anda melihat ancaman, seperti kehilangan pekerjaan, ia mengirimkan sinyal ke seluruh tubuh Anda untuk mengumpulkan sumber daya untuk mengatasinya. Ini dikenal sebagai respons fight-or-flight. Di antara reaksi-reaksi lain, respons ini menyebabkan denyut nadi dan pernapasan Anda menjadi lebih cepat dan otot-otot menjadi tegang.

Jika ini terjadi, tariklah napas dalam-dalam. Mundur sejenak. Terimalah bahwa apa yang Anda rasakan adalah normal. Beri diri Anda kesempatan untuk melakukan yang terbaik dalam situasi seperti itu.

  • Pertahankan Perspektif

Coba ingat bahwa pandemi COVID-19 menyebabkan banyak perusahaan di seluruh dunia membuat keputusan yang sulit. Ingatlah bahwa keputusan kepegawaian terkait dengan pandemi COVID-19, bukan karena kemampuan dan nilai anda di mata perusahaan.

  • Gunakan Energi Anda dengan Bijak

Apa yang membuat Anda merasa berenergi atau menghabiskan energi Anda? Cobalah untuk melakukan lebih banyak hal untuk meningkatkan energi Anda. Misalnya, hindari bersikap keras pada diri sendiri atau berfokus pada kerugian dan kesedihan. Sebaliknya, berbaik hatilah pada diri sendiri dan temukan alasan untuk bahagia.

Dan sama seperti yang Anda lakukan jika Anda bekerja, cobalah untuk menghemat energi Anda. Misalnya, buat waktu istirahat menjadi lebih baik daripada menghabiskan setiap saat mencari pekerjaan. Istirahat ini juga dapat membantu Anda mengurangi fokus pada kekhawatiran tentang masa depan.

  • Focus On The Present Moment

Cobalah untuk membawa pikiran Anda ke masa kini. Fokus pada apa yang dapat Anda kendalikan saat ini, daripada pada kekhawatiran akan masa depan Anda. Jika pikiran Anda mengembara untuk mengkhawatirkan pekerjaan atau keuangan Anda, cobalah untuk membawa pikiran anda kembali ke hal-hal yang Anda kendalikan saat ini.

Memfokuskan perhatian Anda dengan cara-cara ini dapat membantu membebaskan pikiran dari hal yang  menyebabkan perasaan stres dan kecemasan.

  • Ketahuilah, Anda Tidak Sendiri

Percayalah yang mengalami hal ini bukan hanya anda saja, tetapi banyak orang yang terkena dampak akibat pandemic covid 19. Tak ada salahnya jika anda mencoba berbicara dengan mereka yang mengalami hal yang sama dan bisa saling menguatkan atau bahkan memulai usaha yang bisa di lakukan meskipun berada di masa pandemik

  • Temukan Nilai Anda

Carilah cara baru yang bisa anda kontribusikan dan bermanfaat di sekitar anda. Anda dapat mencoba membuat daftar tentang diri, seperti:

  • Apa yang Anda kuasai
  • Apa yang Anda pedulikan
  • Apa yang bisa di andalkan dalam Diri

Ini dapat membantu Anda mengingat Anda selalu memiliki kualitas-kualitas ini, apakah Anda sedang bekerja atau tidak.

  • Take Care of Your Self

Jika Anda menganggur karena pandemi COVID-19, ingatlah bahwa meskipun Anda tidak dapat mengendalikan apa yang terjadi pada Anda, Anda dapat mengontrol bagaimana Anda merespons. Cobalah strategi ini untuk menjaga kesehatan mental dan emosional Anda saat Anda menjalani hari ini dan masa depan.

[Lizzie]