Kontak Lensa
Sumber : Newatlas.com

DeveNews.com – Jakarta. Para peneliti asal University College London di Inggris menemukan fakta mengejutkan dari penelitian mereka mengenai meningkatknya infeksi langka pada mata akibat penggunaan kontak lensa selama beberapa tahun silam. Selain itu, penemuan ini juga menggaris bawahi mengenai pentingnya menjaga kontak lensa tetap higenis mulai dari penyimpanan hingga pemakaian.

Penelitian yang diberi judul “Acanthamoeba Keratitis : confirmation of the UK outbreak and a prospective case-control study identifying contributing risk factors” yang dipublikasikan dalam British Journal of Ophthalmology pada 19 September silam mengidentifikasikan faktor-faktor penyebab dibalik infeksi mata langka yang semakin sering terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Infeksi yang dikenal dengan nama medis Acanthamoeba keratitis merupakan salah satu infeksi mata langka yang disebabkan oleh sel mikro organisme Acanthamoeba, dimana sel ini lebih rentan menginfeksi mereka yang memakai lensa kontak dibanding yang tidak karena mikro organisme ini dapat menempel lebih lama pada lapisan lensa kontak. Menurut CDC AS, pengguna kontak lensa 85% mendominasi kasus infeksi mata ini.

Menggunakan data dari Moorfields Eye Hospital dengan rentang waktu 1985 hingga 2016, daerah dengan jumlah kasus infeksi langka terbanyak ini berada di bagian tenggara Inggris.  Selain itu, kasus infeksi langka ini meningkat dengan drastis di awal tahun 2000-an. “Infeksi ini masih sangat langka dan hanya terjadi pada 2.5% dari jumlah keseluruhan pengguna kontak lensa. Hal ini turut meningkatkan kesadaran para pengguna lensa untuk lebih peduli pada kehigenisannya,” jelas John Dart selaku professor dari University College London.

Bac Juga : https://www.devenews.com/donts-bagi-para-pemakai-lensa-kontak/

Lalu seberapa serius infeksi ini ? Walaupun dapat dicegah, pada kasus serius, infeksi ini dapat berujung pada kebutaan permanen dan menurunnya tingkat penglihatan seseorang sebagai akibat dari trauma pada kornea yang disebabkan oleh amuba tersebut. Gejala yang paling umum dari infeksi ini adalah mata merah dan terasa sakit / perih, photophobia (rentan terhadap cahaya terang) hingga mata berair. “The sooner the disease is diagnosed, the better the outcome. If diagnosis is delayed, the amoebae have already penetrated deeply into the corneal stroma and successful therapy becomes exceedingly difficult.”

Sebelum memantapkan diri menggunakan kontak lensa, pastikan dirimu sudah siap dengan segala resiko yang mungkin terjadi di masa depan. Dan untuk mencegah infeksi mata, maka para pengguna kontak lensa harus paham betul bagaimana menjaga dan memakainya dengan higenis, mulai dari pemilihan dan penggunaan cairan pembersih kontek lensa hingga tempat penyimpanan lensa tersebut yang harus diganti minimal 3 bulan sekali.

Selain itu, pastikan kamu telah mencuci tangan terlebih dahulu sebelum memegang kontak lensa, dan hindari penggunaan kontak lensa ketika mandi, berenang dan mencuci muka. [][Bella Setiawati]]

Editor : Syarifah Shofi Muhaya