Kram kaki
trainright.com

DeveNews.Com РJakarta. Kram otot kaki bisa jadi pertanda seseorang menderita gangguan hati atau liver. Menurut Atif Zaman, MD, M.P.H selaku editor asosiasi dari NEJM Journal Watch Gastroenterology, kram kaki yang terjadi dalam frekuensi sering dapat menjadi pertanda cirrhosis. Hal ini dikarenakan  otot kaki memiliki saraf sensitif yang akan berkontraksi jika terjadi gangguan metabolisme, elektrolit dan fungsi plasma pada tubuh.

Studi yang dilakukan oleh para peneliti asal Department of Gastroenterology and Hepatology of JA dari Hiroshima General Hospital di Hatsukaichi, Jepang, pada Maret lalu, menemukan fakta bahwa kram pada otot kaki yang terjadi terus menerus bisa menjadi pertanda seseorang mengidap gangguan liver kronis. Partisipan wanita yang memiliki riwayat diabetes dan penyakit ginjal kronis mengalami kram kaki daalm frekuensi sering. Selain itu, partisipan yang menderita non alcoholic fatty liver disease juga sering mengalami kram pada kaki karena adanya penurunan massa otot.

Lalu apakah semua kram kaki yang sering kita rasakan adalah pertanda bahwa liver kita mengalami gangguan? Belum tentu. Kram kaki juga dapat terjadi ketika seseorang sedang berada dalam tahap mengandung, kecapekan setelah berolahraga ekstrim, hingga konsumsi obat-obatan seperti statin. Jika kamu merasakan kram kaki secara terus menerus, maka ada baiknya untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Some leg cramps are not really alarming. Namun jika kram tersebut terjadi secara konsisten sehingga mengganggu aktivitasmu sehari-hari hingga kualitas tidur, maka jangan buang-buang waktu dan segera periksakan diri untuk mendapat diagnosis.

[Bella Setiawati]