Makan Gratis
Sumber : Ny Daily News

DeveNews.com – AS. Sebagai negara dengan jumlah restoran cepat saji terbanyak, tidak heran pemilik bisnis kuliner di AS harus benar-benar kreatif dalam memasarkan bisnisnya. Termasuk dalam memeberi makanan gratis. Di AS ada pemasaran yang menggunakan metode Heart Attack Grill, Makan Gratis Jika Berat Badan 160 KG!

Dilansir dari Ny Daily News, Salah satu resto cepat saji kontroversial di Las Vegas adalah Heart Attack Grill, dimana resto ini dianggap masyarakat terlalu mempromosikan gaya hidup tidak sehat yang bahkan dapat berujung dengan kematian akibat serangan jantung.

Resto ini juga menawarkan promosi makan gratis bagi pengunjung yang memiliki bobot 160 kg, trik pemasaran yang tidak heran menimbulkan protes dan kontroversi

Sesuai dengan namanya, menu makanan yang ditawarkan oleh Heart Attack Grill berhubungan dengan penyakit jantung. Misalnya saja Bypass Burgers (tersedia dalam porsi single hingga yang terbesar, quadruple), Flatliner Fries. Semua makanan yang disajikan oleh Heart Attack Grill memiliki kandungan kalori yang sangat tinggi.

Sajian Quadruple Bypass Burger yang disajikan dengan 4 patty daging, 20 lembar daging bacon, 8 lembar keju, 1 buah tomat, dan roti yang dilapisi dengan lemak babi sukses dinobatkan sebagai ‘worst junk food’ dan memiliki kandungan hampir 10 ribu kalori.

Tidak hanya sajian burger saja yang mengandung jumlah kalori berlebih, kentang goreng yang disajikan oleh Heart Attack Grill juga digoreng dengan menggunakan lemak babi. Proses masak ini menjadikan jumlah kalori dari kentang goreng yang disajikan hampir 2 kali lipat lebih besar dibandingkan kalori kentang goreng normal.

Baca Juga : https://www.devenews.com/kegiatan-seru-gratis-yang-bisa-kamu-lakukan-di-eropa/

Heart Attack Grill sendiri pertama kali didirikan oleh ahli nutrisi Jon Basso pada tahun 2005 lalu di Arizona. Heart Attack menyewa jasa juru bicara sekaligus wajah restoran mereka, Blair River, pria obesitas dengan berat badan mencapai 260 kg.

Blair meninggal dunia pada bulan Maret 2011 akibat komplikasi pneumonia, dan entah apakah ada koneksi atau tidak, resto Heart Attack yang berlokasi di Arizona berhenti beroperasi pada bulan Mei 2011.

Di bulan yang sama Heart Attack membuka cabang baru di Texas, namun restoran berhenti beroperasi hanya dalam waktu 5 bulan dan ditutup pada Oktober 2011. Saat ini lokasi Heart Attack yang tetap populer dan masih bertahan hanya berada di Las Vegas.

Kebanyakan orang yang berkunjung adalah wisatawan yang ingin melihat keunikan servis dari restoran tersebut. Seluruh pramusaji mengenakan seragam perawat rumah sakit yang super seksi. Interior restoran pun dipenuhi dengan berbagai dekorasi rumah sakit, bahkan tersedia kursi roda.

Melihat trik marketing yang seolah mempromosikan gaya hidup tidak sehat, pramusaji yang berpakaian mininum, serta menu makanan yang tinggi kalori dibandingkan resto cepat saji lain, tidak heran Heart Attack hingga saat ini dianggap sebagai resto yang kontroversial. [][Donna F]]

Editor : Shofi Muhaya