Little Kids Having Fun Outdoors
shopify.com

DeveNews.Com – Jakarta. Waktu bermain terutama di luar ruangan, dapat membawa banyak dampak positif pada anak. Dilansir dari laman medicaldialy.com, beberapa studi turut menyarankan adanya waktu bermain yang spontan dan menyenangkan setiap harinya bagi anak untuk memaksimalkan tumbuh kembangnya.

Sedangkan, meminimalisir waktu bermain anak di luar ruangan justru dapat berdampak sebaliknya dan mengganggu pertumbuhan anak baik secara fisik maupun mental. Kurangnya waktu bermain pada anak dapat menyebabkan kekhawatiran berlebih dan reaksi hyper terhadap interaksi sosial, hingga rendahnya kemampuan anak untuk bekerja sama dalam tim di kemudian hari.

Di tahun 2014, peneliti menemukan fakta bahwa anak-anak yang bersekolah di sekolah umum ternyata menunjukkan gejala-gejala anti sosial tersebut karena mereka menghabiskan lebih banyak waktunya untuk belajar ketimbang bermain. Keputusan orang tua untukĀ  membatasi jam main anak karena tuntutan les dan lain sebagainya juga dapat memperlambat perkembangan sosial sang anak.

Menyertakan anak dalam berbagai aktivitas diluar ruangan seperti bermain dan berolahraga dapat membawa perkembangan baik. Namun aktivitas bermain atau berinteraksi via gadget sangat tidak disarankan oleh para ahli karena dapat mengubah persepsi anak akan lingkungan sekitarnya. Teknologi kini telah berhasil mengambil perhatian anak-anak ketimbang melakukan aktivitas fisik di luar ruangan. Terlalu lama terekspos layar gadget untuk browsing internet atau bermain game dapat menyebabkan gaya hidup malas pada anak, sehingga anak pun akan merasa kurang antusias jika diajak beraktivitas atau berolahraga. Kondisi ini sendiri dapat berujung pada obesitas jika terjadi dalam jangka panjang.

Banyak sekali keuntungan yang bisa didapatkan dari waktu bermain di luar ruangan bersama grup anak-anak lain. Selain dapat membantu menjaga kekebalan tubuh sang anak, waktu bermain yang melibatkan interaksi sosial dapat turut meningkatkan kemampuan kognitif. Studi yang dilakukan oleh Lego Foundation menyatakan bahwa anak-anak yang secara aktif terlibat dalam permainan fisik menunjukkan peningkatan fokus serta kemampuan untuk memecahkan masalah, berkomunikasi dan mengingat yang jauh lebih baik.

[Bella Setiawati]