Minyak Zaitun atau Minyak Kanola
wp.com

DeveNews.Com-Jakarta. Baik minyak zaitun maupun kanola memiliki manfaatnya masing-masing dan sama-sama digunakan sebagai pengganti minyak goreng komersial untuk hasil masakan yang lebih sehat. Sangat sulit untuk menentukan minyak manakah yang paling baik karena keduanya sangat cocok digunakan dalam memasak dan menyajikan hidangan yang sehat.

Minyak kanola sendiri banyak digunakan untuk menggoreng makanan, sedangkan minyak zaitun seringkali digunakan sebagai topping salad. The health benefits of olive oil sometimes outweigh the benefits of canola oil and vice versa. Beberapa sumber mengklaim bahwa minyak zaitun adalah pilihan yang lebih sehat dibanding minyak lainnya karena mengandung antioksidan, namun banyak juga yang berspekulasi bahwa kualitas kandungan tersebut bergantung pada seberapa baik proses teknologi dan pengemasan minyak tersebut.

Terdapat perbedaan signifikan dari segi kalori pada kedua minyak ini. Komponen antioksidan memang lebih banyak ditemukan dalam minyak zaitun dibanding kanola. Antioksidan sendiri berperan penting dalam menangkal radikal bebas yang dapat merusak jaringan tubuh. Selain itu, minyak zaitun juga dapat mengurangi resiko kanker, diabetes dan penyakit jantung akibat konsumsi karbohidrat berlebih. Minyak satu ini jugua multifungsi karena selain dapat digunakan untuk memasak, kita juga dapat menambahkannya sebagai topping pada pasta, salad, dan pada daging mentah sebelum digoreng untuk mendapatkan tekstur sempurna.

Minyak zaitun mengandung polyphenol, dimana kandungan ini sangat rentan hilang saat proses ekstrasi dan pengemasan minyak tersebut. Selain bekerja sebagai komponen antioksidan, polyphenol juga berperan sebagai senyawa anti inflamasi sekaligus pencegah kanker. However, the extraction does not allow it to be transmitted to people who believe in the health benefits of olive oil.

Lalu, apakah itu berarti minyak kanola jauh lebih baik ? Kedua minyak memiliki profil nutrisi yang mirip, dimana 1 sendok makan atau 15ml minyak kanola dan zaitun sama-sama mengandung lemak jenuh tunggal dan ganda, serta vitamin E dan K. Dibanding minyak lainnya, kanola tinggi akan omega 3 dan asam alfa linolenat (ALA) yang tidak diproduksi secara alami oleh tubuh.  ALA sendiri berguna untuk menjaga kestabilan tekanan darah, kolestrol dan mencegah inflamasi.

[Bella Setiawati]