Sumber : Topnews.com

DeveNews.com- China. Unik, ada praktek cukur kelopak mata yang menjadi bagian dari tradisi penduduk Cina di kota Chengdu, provinsi Sichuan.

Dilansir dari Reuters, Salah satu penyedia jasa cukur kelopak mata yang populer di Chengdu adalah Xiong Gaowu (62), tukang cukur jalanan yang sudah puluhan tahun menawarkan jasa tersebut.

Melihat proses pencukuran kelopak mata ini, dijamin tidak semua orang memiliki cukup nyali. Menggunakan pisau kecil tajam, Xiong perlahan-lahan memangkas bulu-bulu tipis di dalam kelopak mata. Sedikit saja pergerakan dari tamunya, pisau tersebut bisa menusuk bola mata.

“Rahasia cukur kelopak mata ini sebenarnya hanya memerlukan kelembutan¬† dan hati-hati yang luar biasa. Awalnya memang sulit, namun lama-kelamaan tangan saya sudah terbiasa. Tidak pernah ada tamu yang sampai terluka,” ujar Xiong.

Sudah menawarkan jasa cukur kelopak mata ini sejak tahun 80-an, kini Xiong menangani sekitar 8 orang per minggu. Per sesi pun dipatok harga yang tidak murah, hampir mencapai Rp 150 ribu per orang. Namun melihat teknik cukur ini cukup beresiko dan tidak semua orang bisa melakukannya, tidak heran Xiong mematok harga cukup tinggi.

Sebenarnya apa fungsi dari pencukuran kelopak mata ini? Menurut Qu Chao, optalmologis yang bekerja di salah satu rumah sakit Chengdu, teknik ini sebenarnya ikut menghilangkan penyumbatan yang terjadi pada area kelenjar di tepian kelopak mata. Penyumbatan ini bisa terjadi akibat debu dan sebagainya, sehingga mata akan terasa kering dan tidak nyaman. Penyumbatan yang berhasil dibuang akan menyebabkan mata terasa lebih segar dan ‘lega,’ seperti yang dirasakan oleh para tamu Xiong.

“Jika dia (Xiong) dapat melakukan sterilisasi yang benar pada pisau dan peralatan lain yang digunakan, praktek cukur kelopak mata ini sebenarnya tidak berbahaya. Namun jika peralatan kotor, ada kemungkinan justru akan terjadi infeksi pada mata,” ujar Qu Chao.

Namun melihat praktek unik ini sudah berlangsung hampir 40 tahun lamanya, sepertinya Xiong sudah benar-benar menguasai teknik cukur tersebut. Para tamu Xiong juga puas akan pelayanannya, dan selalu kembali lagi saat mata mereka terasa tidak nyaman.[][Donna F]]

Editor : Shofi Muhaya