Sumber : BBC

DeveNews.com-China.  Bicara soal kuliner ekstrem dan aneh, Cina memang juara. Berbagai bahan makanan dan minuman yang sangat aneh dapat dikonsumsi oleh masyarakat Cina dengan alasan berkhasiat untuk kesehatan tubuh. Salah satunya yaitu shéjiǔ, atau yang berarti wine ular (snake wine).

Dilansir dari BBC, wine ular ini merupakan ular yang diawetkan di dalam sebuah tabung besar. Biasanya, dipilih jenis-jenis ular yang sangat berbisa kemudian diawetkan dengan cara direndam di dalam larutan rice wine yang mirip dengan larutan cuka, atau alkohol.

Ada juga yang menambahkan beberapa jenis tumbuhan herbal tertentu untuk meningkatkan fungsi pengobatan. Setelah itu, rendaman ular ini akan didiamkan selama beberapa bulan agar khasiatnya lebih terasa.

Shéjiǔ, Minuman Ular Unik Dari Cina

Namun ada juga metode konsumsi dimana cairan tubuh ular yang baru saja mati langsung diaduk di dalam wine, lalu segera dikonsumsi. Biasanya perut ular akan disembelih agar darah segarnya langsung mengalir ke dalam gelas.

Tradisi ini tercatat pertama kali dilakukan oleh masyarakat Cina saat masa pemerintahan dinasti Western Zhou. Dalam petunjuk manual pengobatan Bencao Gangmu pada masa Dinasti Ming, tabib populer masa itu Li Shizhen menjelaskan betapa berkhasiatnya seluruh bagian dari tubuh ular.

Hingga saat ini, wine ular masih sangat mudah ditemukan tidak hanya di Cina, namun juga di negara Asia lain seperti Vietnam dan Korea. Pasar malam jalanan Huaxi di Taipei, Taiwan, merupakan salah satu tempat penjual berbagai jenis konsumsi berbahan dasar ular terbesar di seluruh dunia.

Oleh masyarakat lokal, wine ular dipercaya sebagai obat dari berbagai macam penyakit. Dari kerontokan rambut, menurunnya daya penglihatan, hingga meningkatkan performa seksual, wine ular diklaim sangat ampuh jika dikonsumsi secara rutin.

Peminum wine ular yang bernyali bahkan mampu untuk tidak hanya sekedar minum larutannya saja, namun juga memakan bagian-bagian tubuh ular lain seperti kulit dan bola matanya.

Sayangnya wine ular ini illegal jika diimport ke banyak negara akibat jenis ular yang digunakan. Spesies seperti ular kobra dan lainnya terkadang merupakan jenis ular yang dilindungi, namun dibunuh semena-mena demi pembuatan wine ular tersebut.

Untuk khasiat dari wine ular ini sendiri sebenarnya belum terbukti secara medis, walaupun diklaim ethanol dalam minuman keras secara otomatis telah ‘meng-non aktifkan’ racun ular yang dicampur ke dalamnya. Namun disarankan untuk minum wine ular ini dengan cara dituang ke gelas, karena ternyata ada beberapa kasus dimana ular belum mati sepenuhnya dan berpotensi untuk menggigit jika seseorang minum langsung dari mulut botol.[][Donna F]]

Editor : Shofi Muhaya